Imamuddin's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘cerita inspiratif’

Aku Menunggumu Karena Allah

Posted by imamuddin pada Agustus 21, 2011

Ini bukan sekedar kata-kata agar kamu jatuh hati padaku, namun ini adalah kejujuranku, Mengapa aku berkata seperti ini? karena aku menyukai orang-orang yang mencintaNya…yang mencintai rosulNya, dan denganmu…kuharap keteguhanmu bisa mengajakku serta untuk semakin mencintaiNya.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan, Renungan | Bertanda: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Doa Pagi Ini: Aku Mau Dia Jadi Istriku, Tuhan

Posted by imamuddin pada Agustus 20, 2011

“Tuhan, aku tidak pernah meminta sesuatu padaMu, pernah sih tapi belum Kau kabulkan. Jika saat ini permintaanku sebelumnya masih dalam antrian tolong jangan dikabulkan, batalkan semuanya. Anggap aku tidak pernah meminta sebelumnya Tuhan. Hanya satu yang kuminta saat ini Tuhan, jangan biarkan dia menikah dengan cowok itu, jangan dengan cowok manapun kecuali aku. Tolong Tuhan. Dulu Kau tak mengabulkan permintaanku yang ingin punya pacar ketika masih es em pe, es em ma juga. Dulu aku marah, aku kecewa tapi sekarang aku sadar Kau menunggu saat yang tepat. Maka inilah saat yang tepat Tuhan. Aku mau dia jadi pacarku Tuhan, jadi istriku juga. Jangan biarkan ada yang menyentuhnya, aku tidak akan rela. Jangan biarkan ada yang merebutnya, berikan dia hanya untukku Tuhan. Kabulkan pintaku Tuhan karena aku sudah membatalkan pintaku yang lain. Satu ini saja.”

  Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Inspirasiku, Perempuan, Renungan | Bertanda: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Bakso Dingin

Posted by imamuddin pada Agustus 20, 2011

“Buka puasa nanti gak usah masak ya mak, Apin habis gajian. nanti beli bakso aja gimana?”

“ya sudah, kalau begitu nanti cuma masak kolak aja buat berbuka.”

Kustarter motor dan melajukannya santai sambil ngebuburit menunggu buka. kurang dari sepuluh menit aku sudah sampai di warung bakso langganan kami. semua tempat duduk sudah terisi dengan orang-orang yang sedang menunggu berbuka puasa. karena di dalam warung sudah penuh aku cuma memesan tiga bungkus bakso kemudian menunggu diluar bersama tukang parkir.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Renungan | Bertanda: , , , , , | 1 Komentar »

Just trust to your self

Posted by imamuddin pada Agustus 20, 2011

“Aku iri pada kalian

 

melihat laju langkah yang kalian lalui, sejenak aku merasa iri….

memandang sejauh apa yang telah kalian tapaki,

menyimak setiap keputusan yang kalian buat,

sejenak aku ragu pada diriku sendiri….

mampukah aku menyanding langkah kalian sekali lagi dan beriringan lagi,

seperti saat itu….

aku, kalian, kita……”

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan | Bertanda: , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Contoh Surat Kaleng

Posted by imamuddin pada Agustus 11, 2011

11 Agustus 2011

 

Hai dek …

Sebelum aku mulai mencurahkan isi hati ku, aku cuma mau bilang  “aku deg’deg kan ne dek …” heehhehhe

Laptop di depanku ini hanya diam dengan senyuman manisnya saat dia tau bahwa aku mau menulis surat ini untuk adek, mungkin laptop ku bahagia banget bisa menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati ku :-p

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Inspirasiku, Karyaku, Perempuan, Renungan | Bertanda: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Ketegaran Cinta Bertakbir

Posted by imamuddin pada Agustus 8, 2011

Oleh : Rudi Al-Farisi
Seorang sahabat, Mimi namanya, kami bersahabat puluhan tahun sejak kami sama-sama duduk di sekolah dasar (SD), selama beberapa tahun itu saya mengenalnya, sangat mengenalnya, Mimi gadis sederhana, anak tunggal seorang juragan sapi perah di wilayah kami, memiliki mata sebening kaca, dan lesung pipit yang manis menawan siapa saja akan runtuh hatinya jika memandang senyumnya, termasuk saya’. dan nilai tambahnya adalah dia seorang yang sangat sholehah, yang patuh pada kedua orang tuanya.

Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan, Renungan | Bertanda: , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Keagungan Fajar Cinta

Posted by imamuddin pada Agustus 8, 2011

Oleh                 : Rudi Al-Farisi
Malam yang dingin itu, Galin masih saja asyik memperhatikan monitor computer kerjanya. Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 4 pagi. Memang malam itu ia mendapat giliran kerja malam dari perusahaannya untuk memonitor pengolahan pabrik. Matanya sudah cukup lelah menahan kantuk. tetapi mau gimana lagi. Ia harus tetap fit karena tugas yang dibebankan perusahaan kepadanya.

Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan, Renungan | Bertanda: , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Satu Menit

Posted by imamuddin pada Agustus 5, 2011

Apa yang akan kamu lakukan jika waktu hidupmu tinggal satu menit?

Mungkin karena sedang tidak enak hati, mungkin karena sedang bimbang maka saya memikirkan kalimat yang dilafalkan beberapa kali dalam film Source Code itu.

What will you do if your time is just one minute left?

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Renungan | Bertanda: , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Mengagungkan Pernikahan

Posted by imamuddin pada Agustus 5, 2011

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam,pak Eddy 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. mereka
menikah sudah lebih 32 tahun.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan, Renungan | Bertanda: , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Cerita Mengharukan (kisah seorang kakak dan adik)

Posted by imamuddin pada Agustus 5, 2011

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku. Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu ditangannya. “Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!”
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja | Bertanda: , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.