” Ibu kenapa ibu menyusun barang-barang kita ke dalam tas?” tanya si sulung berusia 6 tahun pada ibunya.
” Kita besok akan ke rumah nenek di kabupaten, ayah dan ibu ada seminar tiga hari di Jakarta, jadi kalian akan dititip ke rumah nenek”.
Posted by imamuddin pada Oktober 13, 2011
” Ibu kenapa ibu menyusun barang-barang kita ke dalam tas?” tanya si sulung berusia 6 tahun pada ibunya.
” Kita besok akan ke rumah nenek di kabupaten, ayah dan ibu ada seminar tiga hari di Jakarta, jadi kalian akan dititip ke rumah nenek”.
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Renungan | Bertanda: anak, cerita, cerita mengharukan, cerita sedih, cerpen, ibu, kasih, kasih sayang, keluarga, kisah nyata, sayang | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by imamuddin pada Agustus 20, 2011
“selamat pagi bu..”
“ada yang bisa saya bantu bu?”
“maaf, geser dikit dong bu..”
“terus.. terus… kanan kanan.. yaa.. sip.. makasih bu..”
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan | Bertanda: anak, cerita ibu, cinta, cinta ibu, ibu, kehidupan, keluarga, kisah ibu, tentang cinta | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by imamuddin pada Agustus 16, 2011
Malam ini, Miss Rochma memiliki janji dengan Pak Mike dan Tyas untuk menyelesaikan lagu untuk pernikahan Uleng dan Mas Arif di bulan Februari nanti. Waktu sudah mulai merangkak mendekati bulan Februari, tapi penggarapan lagu masih juga berjalan lambat. Pak Mike sebagai ketua hiburan di acara pernikahan nanti, sekarang sedang sibuk dengan tempat les vokalnya yang mulai ramai didatangi warga Desa Rangkat untuk mempercantik suaranya. Sedangkan dirinya, mulai sibuk mengurusi siswa-siswanya yang sudah kelas 9 di MTs tempat dia mengajar karena di bulan April nanti mereka sudah menghadapi UAN.
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan, Renungan | Bertanda: anak, cerita, cerpen, cinta, cinta ibu, ibu, kasih sayang, keluarga | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by imamuddin pada Agustus 11, 2011
“Sudah, jangan menangis lagi..”ucap Emak sambil mengusap bahu Udin.
Tapi sepertinya sulit untuk Udin untuk tidak menangis sekarang ini. Perasaan hampa yang sebelumnya dirasa, tiba-tiba saja menghadirkan kelebatan bayangan masa lalu akan sosok Bapak. Sepiring nasi dengan lauk ikan asin serta tempe, tidak lagi di sentuhnya setelah satu suapan masuk ke dalam mulut. Bukan karena merasa bosan karena setiap sahur selalu saja hidangan yang sama yang Emak sajikan. Tapi…
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Perempuan, Renungan | Bertanda: ayah, bapak, cinta, ibu, keluarga, kerinduan, rasa cinta, rasa rindu, rindu | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by imamuddin pada Agustus 11, 2011
Kotak hitam, kusam dan berdebu yang sengaja dibawakan ibunya karena permintaannya, ibunya juga baru pertama kali melihat buku tersebut dan belum pernah membacanya. Hanya tiga tahun sekali dibukanya kotak itu. Buku harian berwarna biru dengan hiasan bunga-bunga berwarna kuning, terdapat huruf latin yang ditulis anak kecil namun indah,Kanaya. Dia beranikan diri untuk membuka buku harian yang hanya dia buka disaat dia merasakan sakit. Anehnya, di buku tersebut hanya berisi beberapa lembar tulisan, yang tiap lembarnya tulisan memmpunyai coretan yang semakin lama semakin indah.
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan, Renungan | Bertanda: ayah, cerita, cerpen, hidup, ibu, kehidupan, keluarga, kematian, kisah, mati, wasiat | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by imamuddin pada Agustus 5, 2011
Anakku….Apa kabarmu hari ini? Kau pasti bangun telat lagi…. Tapi, ibu berharap kau baik-baik saja. Bagaimana pekerjaanmu? Apa yang kau rasakan? Ibu sangat khawatir padamu nak… Mudah-mudahan kau bisa menentukan langkah yang tepat….Anakku, ibu mohon maaf, jika ibu selama ini tidak bisa menemanimu lagi dan berada di sisimu saat kau lelah, saat kau sakit, dan saat kau butuh teman tuk berbagi…. Ibu juga mohon maaf jika selama ini kau berpikir seolah-olah ibu tak ada di sampingmu. Ibu mengerti jika selama ini jalan hidupmu yang kau tempuh semakin sulit… Ibu juga mengerti jika ada saat kau merasa, setiap permasalahan yang kau hadapi seakan-akan tak ada jalan keluar. Nak…
Ibu tahu kau mampu, karena kau anak kesayangan ibu yang bisa ibu harapkan, walau kau sedikit keras kepala dan kadang buat ibu menangis. Tapi percayalah nak… Ibu tak pernah menyesal mencintaimu…
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan, Renungan | Bertanda: cerita, cerita inspirasi, cinta, ibu, imamuddin baja, kasih sayang, kasih sayang ibu, kisah, kisah inspirasi, kisah inspiratif, perempuan, renungan, surat cinta, tentang perempuan | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by imamuddin pada Agustus 3, 2011

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya.
“Ibu, mengapa Ibu menangis?”. Ibunya menjawab, “Sebab aku wanita”. “Aku tak mengerti” kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti….”
Ditulis dalam Cerita Inspiratif | Bertanda: anak, baja, cerita, ibu, imamuddin baja, inspirasi, kang imam, kisah, motivasi, renungan, wanita | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by imamuddin pada Agustus 3, 2011

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Inspirasiku, Renungan | Bertanda: baja, bohong, cerita, ibu, imamuddin, imamuddin baja, kang imam, kebohongan, kisah, renungan | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by imamuddin pada Agustus 3, 2011
Sahabat, Pernahkah Engkau Menatap Orang-Orang Terdekatmu Saat Ia Sedang Tidur ?
Kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur.
Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang. Seorang bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur. Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Renungan | Bertanda: ayah, baja, cerita, cerita ibu, ibu, imamuddin, imamuddin baja, kang imam, kisah, orang tua, pengorbanan, renungan, tidur | 2 Komentar »
Posted by imamuddin pada Agustus 2, 2011
Terdapat sebuah keluarga, yang mempunyai tradisi ”sungkeman” atau bermaaf-maafan ketika awal Bulan Ramadhan. Sang Ibu langsung mencium tangan sang suami tercinta,
” Maafkan salahku, Pah….!” kata Ibu Disambut sang ayah dengan pelukan hangat,
Ditulis dalam Cerita Inspiratif | Bertanda: ayah, cerita, ibu, imamuddin, imamuddin baja, inspiratif, keluarga, kisah, maaf, motivasi, terima kasih | Tinggalkan sebuah Komentar »