Jam 5 rasanya resah
Pingin tidur lagi
Karna pikiranku bulet lagi
Hai, kenapa kau tidak datang?
Hatiku benar-benar kacau
Tapi kupilih membisu
Hai, kenapa kau tidak menjawab?
Aku selalu menunggu
Dan sepatutnya kau yang jawab
Tapi aku rela mengemis-ngemis
Sesungguhnya,
Aku mau berada di hadapanmu sekarang
Berteriak dan berkomat-kamit
Menggebrak-gebrak meja itu
Tapi aku malah memohon tuk kau yang marah
Sesungguhnya,
Aku benci jadi yang kedua terus
Aku benci jadi sampah terus
Aku benci perlakuanmu ke aku
Tapi aku malah memohon tuk kau injak-injak
Apakah agar setidaknya
Aku jadi punya tujuan
Sehingga aku bisa terus berjalan
Mungkin juga dengan begitu
Aku jadi punya nilai di matamu
Sehingga aku bisa terus hidup
Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘tentang cinta’
Bohong Kalau Aku Gak Marah
Posted by imamuddin pada Agustus 21, 2011
Ditulis dalam Puisi | Bertanda: cinta, marah, puisi, puisi cinta, tentang cinta | 1 Komentar »
Aku Menunggumu Karena Allah
Posted by imamuddin pada Agustus 21, 2011
Ini bukan sekedar kata-kata agar kamu jatuh hati padaku, namun ini adalah kejujuranku, Mengapa aku berkata seperti ini? karena aku menyukai orang-orang yang mencintaNya…yang mencintai rosulNya, dan denganmu…kuharap keteguhanmu bisa mengajakku serta untuk semakin mencintaiNya.
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan, Renungan | Bertanda: allah, cerita cinta, cerita inspiratif, cerpen, cinta sejati, kesetiaan, ketulusan, kisah inspiratif, perempuan, renungan, tentang cinta, wanita | Tinggalkan sebuah Komentar »
Apakah Kamu Tahu Tentangku????
Posted by imamuddin pada Agustus 20, 2011
Apakah Kamu tahu tentangku????
Ditulis dalam Cerita Remaja | Bertanda: cerita, cerpen, kehidupan, kisah, perempuan, sisi lain, tentang aku, tentang cinta, wanita | Tinggalkan sebuah Komentar »
Doa Pagi Ini: Aku Mau Dia Jadi Istriku, Tuhan
Posted by imamuddin pada Agustus 20, 2011
“Tuhan, aku tidak pernah meminta sesuatu padaMu, pernah sih tapi belum Kau kabulkan. Jika saat ini permintaanku sebelumnya masih dalam antrian tolong jangan dikabulkan, batalkan semuanya. Anggap aku tidak pernah meminta sebelumnya Tuhan. Hanya satu yang kuminta saat ini Tuhan, jangan biarkan dia menikah dengan cowok itu, jangan dengan cowok manapun kecuali aku. Tolong Tuhan. Dulu Kau tak mengabulkan permintaanku yang ingin punya pacar ketika masih es em pe, es em ma juga. Dulu aku marah, aku kecewa tapi sekarang aku sadar Kau menunggu saat yang tepat. Maka inilah saat yang tepat Tuhan. Aku mau dia jadi pacarku Tuhan, jadi istriku juga. Jangan biarkan ada yang menyentuhnya, aku tidak akan rela. Jangan biarkan ada yang merebutnya, berikan dia hanya untukku Tuhan. Kabulkan pintaku Tuhan karena aku sudah membatalkan pintaku yang lain. Satu ini saja.”
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Inspirasiku, Perempuan, Renungan | Bertanda: allah, cerita cinta, cerita inspiratif, doa kalbu, doa qalbu, doa qolbu, doa tulus, fika ari stiyaningrum, imamuddin baja, kesetiaan, kisah cinta, tentang cinta, tuhan | Tinggalkan sebuah Komentar »
Mencintai (dengan) Diam-Diam
Posted by imamuddin pada Agustus 20, 2011
Sampai saat ini aku masih percaya bahwa cinta adalah kata yang indah. Efek kata ini membuat aku senantiasa merasa hangat dan larut dengan segenap eksitasi yang ditimbulkannya. Bahkan, tak jarang aku menganggap cinta adalah yang sejatinya aku butuhkan.
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan | Bertanda: cerita, cerita cinta, cerpen, cinta, kehidupan, kesetiaan, kisah cinta, tentang cinta | 2 Komentar »
Hanya Ingin Melihatnya Tersenyum
Posted by imamuddin pada Agustus 20, 2011
Mendung di sore itu.. ketika kemudian aku menyusuri jalan beraspal. Sedikit kulihat langit yang semakin menghitam sebagai pertanda sebentar lagi akan turun hujan. Resah yang kurasakan melihat seorang anak laki-laki yang dari tadi kuperhatikan terus-terusan memencet tombol Hpnya. Mungkin ia sedang menunggu seseorang. Tak berapa lama kemudian kulihat ia tersenyum ke arah belakangku.. ternyata ada seorang anak perempuan berkerudung merah dengan pakaian merah bergaris hitam tersenyum padanya. Kupikir dialah yang sedari tadi ia tunggu dengan gelisah. Dan benar saja, sesaat kemudian anak perempuan itu menghampirinya.
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan | Bertanda: cerpen, cinta, kehidupan, kisah cinta, senyum, tentang cinta | 1 Komentar »
Cintailah Apa Adanya
Posted by imamuddin pada Agustus 20, 2011
Suami saya adalah seorang insinyur. Saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul dihati saya ketika saya bersandar dibahunya yang bidang. Tiga tahun dalam masa perkenalan,harus saya akui bahwa saya mulai merasa lelah,alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.
Saya seorang wanita yang sentimental dan benar-benar sensitive serta berperasaan halus.
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan | Bertanda: cerita cinta, cinta, istri, kaluarga, kehidupan, keluarga, suami, suami istri, tentang cinta, tentang wanita | Tinggalkan sebuah Komentar »
Keputusan Tepat
Posted by imamuddin pada Agustus 20, 2011
Setelah berbulan menikah dengan Ani (nama samaran), hidup yang kulalui selalu dipenuhi onak-duri, jalan terjal berbatu dan aral yang saling-silang. Padahal semasa aku masih bujangan, boleh dibilang hidupku lumayan. Waktu itu aku bekerja di sebuah perusahaan menengah, bergaji menengah. Namun setengah tahun setelah aku menikah, perusahaan itu tiba-tiba bangkrut, yang otomatis membuatku menjadi pengangguran plus tanpa mendapat uang pesangon sebagai bekal menghadapi hidup ke depan.
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan | Bertanda: cerita, cerita kehidupan, cerpen, cinta, kehidupan, keluarga, kisah, tentang cinta | Tinggalkan sebuah Komentar »
Kini, Mereka Pun Memanggilku Ibu
Posted by imamuddin pada Agustus 20, 2011
“selamat pagi bu..”
“ada yang bisa saya bantu bu?”
“maaf, geser dikit dong bu..”
“terus.. terus… kanan kanan.. yaa.. sip.. makasih bu..”
Ditulis dalam Cerita Inspiratif, Cerita Remaja, Perempuan | Bertanda: anak, cerita ibu, cinta, cinta ibu, ibu, kehidupan, keluarga, kisah ibu, tentang cinta | Tinggalkan sebuah Komentar »
Rinduku Tuntas Hari Ini
Posted by imamuddin pada Agustus 20, 2011
Sebelum aku lupa maka kuceritakan sekarang saja pada kalian. Hari ini Rinduku tuntas kawan, dan pastinya kau tahu bagaimana rasanya jika sebuah rindu terbayarkan. Menyenangkan, dan ini lebih dari menyenangkan, ini membahagiakan karena rindu ini sudah kupendam hampir 4 tahun lamanya, rindu yang hampir terlupa tapi kemudian muncul kembali karena aku inginkan rasa itu kembali lagi dalam diriku, dalam hatiku. Rasa yang pernah membuatku merasa nyaman, merasa cukup dengan apa yang kupunya dan pastinya rasa yang membuatku tentram.
Ditulis dalam Cerita Remaja, Perempuan | Bertanda: cerita cinta, cerpen, cinta, kehidupan, kerinduan, kisah cinta, rindu, tentang cinta | Tinggalkan sebuah Komentar »




